Jokowi Diminta Amalkan 'Buku Putih PDIP'

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 11 November 2014, 08:34 WIB
Jokowi Diminta Amalkan 'Buku Putih PDIP'
joko widodo/net
rmol news logo Masih ingat dengan 'Buku Putih PDIP'? Buku ini adalah milik PDIP yang dibagi-bagikan waktu pemerintahan SBY ingin menaikkan harga BBM bersubsidi. 'Buku Putih PDIP' berisi konsep dan alternatif agar tidak menaikkan harga BBM.

Dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) mengatakan, sebagai kader PDIP yang patuh, Presiden Jokowi seharus membaca dan mengamalkan 'Buku Putih PDIP' tersebut.

"Apakah Jokowi sudah baca buku itu? PDIP nggak boleh lupa, melawan lupa. Rakyat awam wajib menasehati dan mengingatkan presiden," ujar Ipang dalam keterangannya, Selasa (11/11).

Menurut peneliti Nusantara Institute ini, kalau memang solusi dalam 'Buku Putih PDIP' tersebut tepat, Jokowi jangan sampai buru-buru menaikkan harga BBM.

Ipang menambahkan, Jokowi saat ini berada dalam kotak simalakama, kalau dinaikkan citra politik PDIP turun, kalau tidak dinaikkan 'katanya' negara bisa kolaps karena APBN defisit. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA