Rapat Bamus Tetap Kuorum Meski Cuma Dihadiri 5 Fraksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 03 November 2014, 18:17 WIB
Rapat Bamus Tetap Kuorum Meski Cuma Dihadiri 5 Fraksi
ilustrasi/net
rmol news logo Rapat Badan Musyawarah DPR RI yang membahas nomenklatur kementerian baru untuk diselaraskan sebagai mitra kerja Komisi-Komisi di DPR tetap sah dilaksanakan meski hanya dihadiri lima fraksi.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, usai memimpin rapat tersebut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 3/11).

Ia berpendapat, rapat tetap kuorum karena fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah ikut setor nama Komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) di rapat paripurna DPR.

"Sudah enam fraksi yang masukkan nama, termasuk PPP, karena untuk pencabutan keikutsertaan PPP hanya bisa dilakukan di paripurna," kata Wasekjen DPP PKS itu.

Fahri mengacu pada ketukan palu pimpinan paripurna Agus Hermanto yang mengesahkan susunan fraksi PPP kubu Suryadharma Alie. Meski menimbulkan kericuhan hingga adegan banting meja oleh Ketua Fraksi PPP Azrul Azwar, saat itu PPP tetap dianggap menyetujui rapat-rapat yang terjadi di DPR.

Fahri juga punya logika lain dalam menghitung kuorum. Dalam UU, kuorum ditetapkan 50 persen plus 1 fraksi, artinya minimal kuorum tercapai kalau ada 6 fraksi hadir.

"Nah karena saat ini AKD yang daftar baru 6, maka 100 persen kuorum adalah 6 fraksi. Kalau sekarang hadir 6 berarti sudah kuorum 100 persen," logika Fahri. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA