Yasonna H. Laoly Dicurigai Ingin Pecah Belah Umat Islam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Rabu, 29 Oktober 2014, 18:34 WIB
Yasonna H. Laoly Dicurigai Ingin Pecah Belah Umat Islam
Yasonna Hamonangan Laoly/net
rmol news logo Keputusan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly yang menyetujui perubahan susunan kepengurusan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi M. Romahurmuziy, dicurigai membawa agenda tersembunyi.

Koordinator Forum Penegak Konstitusi PPP, Lendi Oktapriandi menilai Yasonna telah sengaja mencederai umat Islam yang selama ini menjadi basis pemilih PPP dengan menerbitkan surat putusan itu.

Pasalnya, Muktamar VIII yang diadakan oleh kubu Romahurmuziy di Surabaya, beberapa waktu lalu, jelas bertentangan dengan putusan Mahkamah PPP. Justru, mahkamah partai menghendaki adanya perdamaian antara kedua kubu yang berseteru.
Sayangnya, lanjut Lendi, di saat para ulama dan tokoh Islam di PPP mengupayakan islah, tiba-tiba Yasonna selaku Menkumham mengeluarkan SK yang mengesahkan hasil muktamar kubu Romy di Surabaya.

"Kami mendesak agar SK tersebut dibatalkan. Dan, Menkumham harus mundur dari jabatannya dan meminta maaf secara terbuka kepada seluruh umat Islam," tegas Lendi saat menggelar aksi di seberang Istana Negara, tepatnya di kawasan Monas, Rabu siang (29/10).

Selain berorasi, para aktivis FPK PPP juga membentangkan spanduk berisi kecaman dan tuntutan agar Yasonna mundur dari jabatannya.

"Kalau tidak dicabut, kita pantas menduga ada agenda untuk menghancurkan dan memecah belah umat Islam," tambah Lendi.[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA