Menurut anggota DPR Yoyok Riyo Sudibyo yang ikut turun tangan langsung ke keluarga korban, pihak pelaku diduga sempat mendatangi kampung korban untuk mencoba membuka komunikasi dengan keluarga korban.
Ia khawatir langkah tersebut mengarah pada upaya penyelesaian damai sebelum proses hukum berjalan tuntas.
“Yang intinya agar supaya meminta jalan damai kepada keluarga korban,” kata Yoyok dalam pernyataannya, Minggu, 3 Mei 2026.
Ia bahkan menyebut perangkat desa setempat mendapat tekanan dan lobi dari pihak yang tidak dikenal. Menurutnya, kepala desa sempat dihubungi berkali-kali agar memfasilitasi pertemuan dengan keluarga korban.
“Pak Lurah sendiri sekarang dalam kondisi ketakutan dilobi terus,” ujar Yoyok yang pernah menjabat Bupati Batang ini.
Yoyok mengatakan, dirinya sengaja meminta aparat desa untuk siaga apabila pihak tertentu kembali datang ke rumah korban. Ia menginstruksikan agar warga segera berkumpul dan mendokumentasikan setiap aktivitas yang dianggap mencurigakan.
Dalam penjelasannya, Yoyok juga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sejak awal kasus mencuat. Ia menyebut polisi sebelumnya telah mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari rekaman CCTV hingga telepon genggam terkait perkara tersebut.
Ia pun mendesak organisasi masyarakat sipil dan kelompok pendamping korban untuk segera turun langsung memberikan perlindungan kepada keluarga korban sekaligus mengawal proses hukum agar tidak berhenti di tengah jalan.
BERITA TERKAIT: