KIH Harus Sadar Sudah Rugikan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 24 Oktober 2014, 18:07 WIB
rmol news logo Kerja lamban Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dalam menyerahkan daftar nama anggota komisi dari fraksi di DPR RI membuat kecewa anggota baru parlemen.

Salah satunya M Sarmuji. Sebagai anggota baru ia mengaku kecewa lantaran belum bisa bekerja. Menurutnya, jika nama komisi dan alat kelengkapan dewan sudah ada semua maka anggota dewan sudah bisa bekerja, atau minimal menyiapkan kerja.

"Prihatin sebagai anggota baru, karena belum bisa bekerja, bahkan belum bisa menyiapkan kerja," ujarnya disela diskusi mingguan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) bertajuk "Refleksi Suara Golkar Suara Rakyat ; Menegaskan Eksistensi Parpol Dalam Kehidupan Demokrasi Indonesia" di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta (Jumat, 24/10).

Meski KIH tidak berniat menghambat, tapi konsekuensi yang ditimbulkan dari lambannya penyerahan nama akan merugikan Jokowi. Untuk itu, ia mengimbau kepada KIH untuk sadar akan hal tersebut.

"Kalau ada RUU nanti siapa yang akan urus? KIH harus sadar kalau yang dirugikan Jokowi," tambahnya.

"Makanya, mohon kalau masih bernegosiasi untuk segera dipercepat. Jangan berbelit-belit," tandas Sekjen AMPG itu. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA