"Kabinet adalah hak prerogatif presiden. Itulah pandangan PPP dari dulu. Kami berikan dukungan sepenuhnya kepada presiden," kata Ketua Umum PPP versi Muktamar VIII Surabaya, Romahurmuziy usai meresmikan dukungan partainya untuk pemerintahan Jokowi di Jakarta, Sabtu (18/10) malam .
Untuk itu, PPP tidak pernah membicarakan masalah kabinet dengan Jokowi. Bahkan, sambung pria yang akrab disapa Romi ini, PPP sampai sekarang tidak menyiapkan satu namapun untuk diusulkan jadi menteri.
Meski begitu, tambah Romi, PPP tentu tidak akan menolak jika mendapat tawaran posisi menteri. Apalagi, Romi merasa partainya memiliki kader-kader yang sangat layak untuk jadi pembantu presiden.
"Tentu karena PPP secara resmi bergabung ke pemerintahan, PPP memiliki kader yang cukup untuk duduk di pemerintahan kalau memang diamanatkan," pungkasnya seperti dikutip
JPNN.
[ian]
BERITA TERKAIT: