Beberapa kesempatan, Jokowi berjanji akan memilih menteri yang tepat dan profesional sesuai dengan kompetensi dan berpengalaman. Selain itu, Jokowi juga bakal memilih kepala daerah berprestasi yang telah menjabat selama dua periode.
Sekretaris Seknas Jokowi Sulawesi, Haeruddin, mengatakan, untuk pos Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang paling layak tentu adalah kepala daerah berprestasi. Jokowi-JK bisa menempatkan figur kepala daerah berprestasi, profesional dan memiliki pengalaman dan kompetensi yang tepat.
Hal ini disebabkan dengan banyaknya masalah dalam mengelola pemerintahan. Contohnya, masalah hubungan pusat dan daerah, masalah kapasitas kelembagaan daerah, kapasitas pengelolaan keuangan daerah, kapasitas aparatur daerah, kualitas demokrasi lokal dan permasalahan daerah otonomi baru (DOB).
Jelas Haeruddin, Bupati Kutai Timur Isran Noor bisa dipastikan tidak maju lagi sebagai bupati sebab sudah dua periode menjadi wakil bupati dan bupati kutai timur. Selain berpengalaman, Isran Noor juga sangat paham soal pemerintahan dan otonomi daerah.
"Isran Noor juga sangat berperan dalam memenangkan Jokowi-JK pada pilpres lalu sebesar 63,38 persen di Kalimantan Timur," kata Haeruddin kepada redaksi, Kamis (2/10).
Sebelumnya, Lembaga riset dan konsultasi IndoStrategi merancang Kabinet Trisakti untuk pemerintahan Jokowi-JK periode 2014-2019. IndoStrategi menilai pos Kementerian Dalam Negeri dan Kependudukan layak dipimpin oleh Bupati Kutai Timur sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Isran Noor.
[rus]
BERITA TERKAIT: