Prabowo Lebih Baik Jadi Oposisi Sejati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 07 Agustus 2014, 07:57 WIB
Prabowo Lebih Baik Jadi Oposisi Sejati
Prabowo Subianto/net
rmol news logo . Hasil final Pilpres 2014 masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) 21 Agustus nanti. Namun apabila keputusannya menolak gugatan Prabowo-Hatta, maka Jokowi-JK lah sebagai pemenang pilpres seperti hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pakar komunikasi yang juga Ketua Umum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Yuliandre Darwis, Ph.D mengatakan, jika hal ini terjadi, Prabowo Subianto dan Partai Gerindra disarankan berada di luar pemerintahan atau oposisi pada pemerintahan Jokowi-JK 2014-2019.

"Prabowo lebih baik jadi oposisi sejati. Jika ada kebijakan pemerintah yang salah, maka segera dilawan," ujar Yuliandre kepada redaksi, Kamis (7/8).

Dosen ilmu komunikasi di Universitas Andalas Padang ini yakin, Prabowo juga akan memilih oposisi jika kalah di MK. Selain pertimbangan harga diri, karir politik di luar pemerintahan tidak akan mati.

"Jadi oposisi, Prabowo juga bisa 'menanam benih' untuk pilpres yang akan datang," demikian Yuliandre Darwis. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA