"Saya ingin katakan, Bawaslu dan Polri jangan sekedar basa-basi. Bila perlu KPU coret pasangan capres-cawapres yang melakukan pelanggaran ekstrem," ujar pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago alias Ipang kepada redaksi, Jumat (4/7).
Selama ini, kata Ipang, Bawaslu dan Polri terkesan tidak serius menangani kasus pelanggaran pemilu.
"Mereka cari aman dengan menyenangkan hati kedua kubu (Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK)," ungkapnya.
Ipang pun khawatir, kalau hukum tidak ditegakkan dan pelanggar dibiarkan berkeliaran bebas, akan menimbulkan
chaos dan pemilu bisa kriminal.
"Apa gunanya Bawaslu kalau sekadar serimonial, lebih baik bubarkan saja," tegasnya.
Puluhan massa dari PDIP mendatangi dan mencorat-coret Kantor Biro
Tv One Jogja, Rabu malam (2 /7) pukul 22.00 WIB. Di Jakarta, Rabu tengah malam kemarin puluhan aktivis Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ormas PDIP juga mendemo kantor pusat
TV One di kawasan Pulogadung. Mereka tak terima dengan pemberitaan
Tv One yang menyebutkan PDIP memiliki hubungan erat dengan partai komunis.
[rus]
BERITA TERKAIT: