Umat Butuh Akhlaqul Karimah, Bukan Revolusi Mental

Ratusan Ulama Banten Dukung Prabowo-Hatta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 25 Juni 2014, 06:12 WIB
Umat Butuh Akhlaqul Karimah, Bukan Revolusi Mental
fadli nasution
rmol news logo . Dukungan dari berbagai elemen bangsa terus mengalir kepada pasangan nomor urut 1, Prabowo-Hatta dari seluruh Indonesia. Ratusan ulama se Provinsi Banten mendeklarasikan dukungannya bersama Gerakan Indonesia Berkah (GIB), kemarin (Selasa, 24/6).

Deklarasi dukungan kepada Prabowo-Hatta yang bertempat di Ponpes Nurul Mursyidah Pandeglang Banten pimpinan KH. Suherman itu, dihadiri ratusan ulama dan santri dari seluruh ponpes yang ada di Banten.

Dalam orasi politiknya dihadapan ratusan alim ulama dan santri ponpes se-Banten, Ketua Umum GIB Fadli Nasution, memaparkan komiten keummatan pasangan Prabowo-Hatta, jika terpilih pada Pilpres 9 Juli nanti.

"Insya Allah, Prabowo-Hatta adalah pemimpin yang komit dan istiqomah terhadap masa depan pendidikan ummat, khususnya pondok pesantren," kata dia kepada redaksi, Rabu (25/6).

Menurut Fadli, bukan revolusi mental yang diperlukan bangsa saat ini, akan tetapi menanamkan akhlaqul karimah (perilaku baik) secara utuh kepada anak-anak didik terutama para santri yang sedang menuntut ilmu di pondok pesantren.

Lanjut Fadli, Insya Allah nanti tanpa pakai kartu pun anak-anak bangsa juga bisa pintar dan sehat.

"Konstitusi kita sudah mengamanatkan 20 persen dari APBN dialokasikan untuk dana pendidikan, disitulah peran negara dalam mewujudkan pendidikan gratis yang berkualitas dalam wajib belajar 9 tahun. Begitu juga dengan jaminan atas kesehatan umat yang sudah diatur dengan BPJS Kesehatan, akan lebih baik lagi pelaksanaannya pada masa yang akan datang," demikian Fadli. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA