"Saya secara etika harus sms beliau (SBY). Saya jelaskan bahwa Demokrat netral berdasarkan Rapat Pimpinan Nasional, tapi kader Demokrat tidak boleh golput," terang Marzuki dalam wawancara di televisi swasta beberapa saat lalu (Rabu, 28/5).
Karena itu, Marzuki menyebut bahwa dirinya memiliki pertimbangan untuk memberikan suaranya pada pasangan Prabowo-Hatta.
"Hatta itu merupakan mantan ketua tim pemenangan SBY Boediono. Karena itu saat ini waktu bagi saya, paling tidak atas nama pribadi untuk berkontribusi bagaimana Hatta dapat menang," sambungnya.
Marzuki juga menilai bahwa Hatta memiliki pengalaman 10 tahun terakhir di pemerintahan.
"Ketiga, Hatta merupakan mantan Menteri Perekonominian dan paham kebijakan-kebijakan ekonomi SBY," tandasnya.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: