"Bagi saya, bagi Partai Golkar, jabatan hanya sekedar instrumen untuk mencapai kesejahteraab rakyat Indonesia yang lebih mandiri," kata ARB, begitu ia disapa di kediamannya beberapa saat lalu (Senin, 19/5).
Ia menyebut bahwa hingga kemarin, dirinya masih berstatus sebagai calon presiden dari Partai Golkar.
"Setelah bertemu kesekiannya kalinya dengan Prabowo baik terbuka atu tidak, tadi malam saya sampaikan sama Prabowo saya tahajud dan istikharah dulu, baru besok pagi saya siapkan (keputusan)," jelas ARB.
"Petunjuk Allah, ini adalah pasangan yang harus didikung Golkar," lanjutnya.
ARB juga menjelaskan bahwa Prabowo merupakan sosok yang yang tegas dan diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional demi menciptakan keamanan dan ketentraman. Sedangkan Hatta Rajasa, sambungnya, dinilai sebagai sosok yang berpengalaman di dalam pemerintahan.
"Kedua tokoh ini paling mumpuni untuk mempimpin Indonesia ke depan," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ARB sekaligus memberikan surat dukungan resmi dari partainya kepada Prabowo.
"Dengan diserahkannya dukungan ini maka saya instruksikan seluruh kader Golkar di Indonesia untuk dukung pasangan Prabowo-Hatta," tandasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: