Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Tjahjo Kumolo mengatakan, persoalan cawapres yang mendampingi Jokowi merupakan persoalan yang penting dan strategis serta sangat menentukan masa depan bangsa dan negara Indonesia.
"Karena itulah penetapan cawapres pasti akan dilakukan Pak Jokowi dengan cara seksama, cermat, hati-hati dan melalui berbagai pertimbangan yang mendalam khususnya dari Pak Jokowi dan Ibu Megawati Soekarnoputri serta didiskusikan dengan pimpinan parpol kerjasama lainnya seperti Nasdem, PKB dan Hanura," kata Tjahjo, Minggu (18/5).
Lanjut Tjahjo, PDIP menekankan bahwa capres dan cawapres merupakan satu kesatuan kepemimpinan nasional. Kepemimpinan nasional yang diusung merupakan kepemimpinan Trisakti yang memiliki komitmen besar terhadap Pancasila, UUD 1945, Kebhinekaan Indonesia dan NKRI serta mendedikasikan hidupnya untuk rakyat.
Atas dasar itu, kata Tjaho, cawapres Jokowi akan disampaikan pada momentum yang tepat sebelum tanggal 20 Mei batas akhir pendaftaran KPU.
"Nanti akan disampaikan secara langsung oleh Pak Jokowi sebagai capres dan Ibu Megawati serta didampingi oleh Ketua Umum Partai pengusung lainnya," tandas Anggota DPR ini.
Informasi yang berkembang, nama JK akhirnya diputuskan menjadi cawapres pendamping Jokowi. Keputusan menggaet mantan ketua umum Partai Golkar itu diambil oleh intern PDI Perjuangan, kemarin, dan selanjutnya dideklarasikan Senin besok (19/5).
[rus]
BERITA TERKAIT: