Kekerasan Pileg di Daerah Tertutup Isu Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 17 Mei 2014, 19:28 WIB
Kekerasan Pileg di Daerah Tertutup Isu Nasional
rmol news logo Pelaksanaan pemilu legilatif lalu tak luput dari tindak kekerasaan. Hal tersebut setidaknya terlihat dari data dari lembaga analisis independen yang bergerak di bidang penggalian data, Indonesia Indikator.

"Dua bulan terakhir, terdapat 14.556 pemberitaan dari 337 media online nasional maupun daerah yang memberitakan tentang pengamanan pemilu," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indikator, Rustika Herlambang dalam diskusi bertajuk "Ricuh Rekapitulasi Marak Sengketa. Apa Nasib Pilpres?" di Jakarta (Sabtu, 17/5).

Dari total pemberitaan tersebut, lanjutnya, sebanyak 22 persen di antaranya merupakan pemberitaan mengenai kekerasan terikait pelaksanaan pemilu, terutama yang terjadi di TPS.

"Kita seperti dinana-bobokan dengan berita-berita nasional yang kurang mengangkat isu kekerasan, sedangkan berita lokal kurang dimunculkan," jelas Tika.

Sejumlah wilayah yang banyak pemberitaan mengenai isu kekerasan dalam pemilu legislatif lalu, paparnya, antara lain adalah Aceh, Maluku Utara, dan Kalimatan Tengah.

"Mayorita terjadi (kekerasan) di TPS. Kecuali di Jakarta kasus kekerasan tidak banyak," tandasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA