Burhanudin mengatakan, figur wakil presiden berpengaruh terhadap elektabilitas keduanya. Namun hingga saat ini, tampak bahwa calon presiden masih menjadi faktor kunci meraup dukungan.
"Hingga saat ini, Jokowi masih mendapat dukungan terbesar dibanding yang lain," kata dia saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Selasa (13/5).
Berikut simulasi capres dan cawapres Aburizal Bakrie (ARB), Jokowi dan Prabowo. Pertama, Jokowi-JK (51 persen), Prabowo-Hatta (32.4 persen) dan tidak jawab (16.6 persen). Kedua, ARB-Wiranto (12.2 persen), Jokowi-JK (44.2 persen), Prabowo-Hatta 29 persen dan tidak jawab (14.5 persen).
Simulasi ketiga, ARB-Wiranto (15.1 persen), Jokowi-Moeldoko (39.3 persen), Prabowo-Hatta (29.6 persen) dan tidak jawab (16 persen). Keempat, ARB-Wiranto (18.8 persen), Jokowi-JK (60.2 persen) dan tidak jawab (20.9 persen).
Populasi Indikator Politik adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dengan jumlah sampel 1220 orang.
Margin of eror plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode dilakukan dengan wawancara tatap muka 20-26 April 2014.
[rus]
BERITA TERKAIT: