"Mau tidak SBY?" tantang Agus Susanto kepada redaksi, Minggu (11/5).
Menurutnya, kalau SBY bersedia, bagi PDIP tidak ada masalah. Apalagi koalisi terjalin demi kepentingan bangsa dan negara. Bukankah, kata dia, membangun bangsa harus dikelola bersama-sama.
"Kami nggak bisa sendiri, butuh kerja sama dengan yang lain," ujar
Sekretaris DPD PDIP Sumatera Barat ini.
Agus menambahkan, syarat lainnya, SBY harus memahami dan mengamalkan ajaran Trisakti Bung Karno. Karena itu landasan koalisi harus dibangun atas dasar kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk bagi-bagi kursi.
Namun, lanjut Anggota DPR RI terpilih dari Dapil Sumatera Barat 2 ini, semua itu kembali diserahkan kepada SBY dan keputusan akhirnya di PDIP sepenuhnya berada ditangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Capres PDI Jokowi.
Sebelumnya di beberapa kesempatan, nama SBY sebagai cawapres dari PDIP sudah disampaikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. SBY juga telah menyampaikan, ingin bertemu dengan Megawati untuk membicarakan pembangunan bangsa ke depan.
[dem]
BERITA TERKAIT: