"Pendidikan nasional harus terus meliputi pendidikan jasmani dan rohani, baik di dalam sekolah, maupun di luar sekolah, informal ataupun non formal," kata Edhie kepada wartawan di Jakarta (Sabtu, 3/5).
Mantan KSAD itu menekankan, banyaknya kader partai, wakil rakyat dan pegawai Pemerintah yang tersangkut kasus korupsi menandakan proses pendidikan tidak harus selesai di lingkungan sekolahan saja. Karenanya, kata dia, pendidikan berbangsa dan bernegara juga merupakan elemen pendidikan yang penting.
Lebih lanjut peserta Konvensi Capres Demokrat ini mengingatkan bahwa sumber daya alam terbatas jumlah dan keberadaanya. Eksploitasi sumber daya alam juga berdampak lingkungan, oleh karenanya eksploitasinya harus dilakukan dengan cara-cara yang bijak. Berbeda dengan sumber daya alam, sumber daya manusia bisa di eksploitasi tanpa batas. Dalam hal ini Indonesia perlu mengembangkan sumber daya manusianya. Indonesia perlu meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kemampuannya.
"Peningkatan pengetahuan dan pengembangan kemampuan harus sesuai dengan kearifan dan budaya lokal. Jangan sampai tenaga kerja asing menguasai lapangan pekerjaan Indonesia," kata Edhie.
"Hanya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Indonesia bisa mensejahterakan bangsanya," tambahnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: