"Diharapkan aksi buruh damai dan tertib, tidak anarkis," kata Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono dilansir dari situs
Setkab RI, Rabu (30/4).
Ia menjelaskan, para pekerja bebas menyampaikan aspirasinya pada peringatan hari buruh, namun harus berlangsung secara tertib dan tidak disusupi oleh provokator atau pihak yang tidak bertanggung jawab. Tidak ada aksi seperti penutupan jalan tol, atau aksi anarkis lainnya yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat.
"Aksi unjuk rasa harus murni, jangan disusupi provokator," ungkapnya.
Pemerintah, lanjut Agung, akan menampung seluruh keinginan para buruh yang disampaikan melalui aksi unjuk rasa. "Pemerintah senantiasa berupaya untuk merealisasikan keinginan para buruh," katanya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, politisi Golkar ini kembali meminta aparat keamanan untuk menjaga agar pelaksanaan hari buruh berlangsung tertib."Kami minta aparat keamanan untuk mengawal aksi demonstrasi buruh agar tidak anarkis," demikian Agung.
[rus]
BERITA TERKAIT: