Menlu Marty Serukan Dunia Tanpa Nuklir di Pertemuan NPDI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 12 April 2014, 22:25 WIB
Menlu Marty Serukan Dunia Tanpa Nuklir di Pertemuan NPDI
marty natalegawa/net
rmol news logo Dunia yang damai dan stabil bisa terwujud andai ketakutan akan ancaman perang dengan senjata nuklir tidak terjadi.

Begitu seruan Menlu RI Marty Natalegawa dalam pertemuan Tingkat Menteri negara-negara Non-Proliferation and Disarmament Initiative (NPDI) ke-8 di Kota Hiroshima, Jepang, yang berlangsung tanggal 10 hingga 12 April 2014.

“Untuk masa yang panjang, kami di kawasan ASEAN selalu berusaha menciptakan stabilitas kawasan dengan menempuh cara-cara damai. Pengalaman ini mungkin akan berguna sebagai rujukan bagi negara-negara anggota NPDI,” katanya di forum tersebut, sebagaimana rilis yang diterima redaksi (Sabtu, 12/4).

Berbeda dengan NPDI lain yang selalu berbicara pengurangan (reduction) senjata nuklir, Indonesia selama 20 tahun ini telah konsisten menyerukan pemusnahan (abolishment) senjata pemusnah massal tersebut. Namun begitu, perbedaan cara pandang ini bukan halangan bagi Menlu Marty untuk hadir memberikan sumbang saran bagi NPDI.

Dalam pertemuan itu, Marty yang didampingi oleh Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, sempat menyerukan bahwa tragedi Bom Atom di Hiroshima dan Nagasakidiharapkan tidak akan terulang kembali di masa yang akan datang.

Marty sendiri hadir dalam pertemuan itu sebagai salah satu guest speaker pada acara puncak Sesi Working Luncheon dari Pertemuan Tingkat Menteri Negara-Negara NPDI yang beranggotakan dua belas negara, antara lain Jepang, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Australia, Filipina, Nigeria dan lain-lain. Sementara Indonesia sendiri tidak menjadi anggota organisasi itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA