"Dia ngomong capres silakan, tapi sebelum Mega (ketua umum PDIP) yang putuskan ya belum. Itu kan hak prerogatif Mega," kata Ridwan saat ditemui wartawan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta (Jumat, 14/4).
Dia mengaku baru akan berkomentar mengenai pencapresan Jokowi jika Megawati sudah menyatakan secara terbuka.
"Kalau sudah Mega umumkan, kita omongkan," sambungnya.
Lebih lanjut, pria nyentrik berambut putih panjang itu tidak mau berkomentar panjang. Ia hanya mengatakan bahwa Jokowi belum pantas untuk menjadi presiden.
"Dia tidak patut jadi apa-apa, suruh balik lagi aja ke Pasar Klewer (di Kota Solo)," tandasnya sambil berjalan keluar TIM.
[ald]
BERITA TERKAIT: