"Itu merupakan bentuk tanggung jawab parpol kepada masyarakat," kata Sekjen DPP Partai Nasdem, Patrice Rio Capella di sela-sela rapat koordinasi (rakor) pemenangan pemilu Partai NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, kemarin (Sabtu, 25/1).
Hal ini disampaikan Rio terkait kebijakan pemerintah untuk mendanai honor saksi parpol di TPS pada Pemilu 2014 mendatang. NasDem secara tegas menolak untuk mengambil uang honor sebesar Rp 50 miliar yang berasal dari dana APBN tersebut.
Ia menegaskan, pemberian honor tersebut sama saja membebani rakyat dengan kepentingan partai. Padahal, parpol seharusnya bertujuan untuk meringankan beban rakyat.
"Tidak etis parpol bertarung di pemilu menggunakan uang rakyat. Kami hadir bukan untuk membebani rakyat," tegas Rio seperti dikutip dari
JPNN.
Ia pun menyarankan agar pemerintah menyerahkan uang tersebut kepada korban bencana alam yang saat ini banyak terjadi. Rio juga menghimbau, parpol lainnya agar tidak bersikap "manja" dengan bergantung pada dana dari pemerintah.
[rus]
BERITA TERKAIT: