"Tahun 2009 kami pernah buat yang seperti ini (konvensi). Tapi waktu itu tidak terlalu banyak yang hadir. Jadi kami tidak meniru," jelas Gus Sholah dalam konferensi pers komite untuk mengumumkan kandidat capres di Hotel Oasis Amir, Jakarta pada Kamis (19/12).
Gus Sholah menegaskan bahwa salah satu tujuan pembentukan konvensi tersebut adalah untuk memunculkan sosok-sosok yang sebenarnya layak ditampilkan di hadapan masyarakat. Dengan demikian masyarakat memiliki alternatif lain di samping sosok-sosok yang selama ini muncul di permukaan publik.
"Kami harapkan yang golput (golongan putih) ini tidak lagu 'put' (putih)," terangnya.
Dengan Konvensi Rakyat, masih kata adik kandung mantan presiden Abdurrahman Wahid tersebut, masyarakat diharapkan mampu memilih partai yang dikehendaki dengan sosok yang diharapkan.
"Agar masyarakat beli kucingnya, bukan kanrungnya," tutur Gus Sholah mengumpamakan dengan istilah 'beli kucing di dalam karung'.
[rus]
BERITA TERKAIT: