Tjahjo Kumolo: Capres PDIP Rawan Diserang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 17 November 2013, 09:32 WIB
Tjahjo Kumolo: Capres PDIP Rawan Diserang
Tjahjo Kumolo/net
rmol news logo Salah satu alasan mengapa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) belum menetapkan calon presiden adalah, karena partai berlambang moncong putih itu rawan menjadi 'sasaran tembak' dari pihak lain.

"Makanya hingga saat ini PDI Perjuangan belum menetapkan capres. Terlebih di pusat kami adalah oposisi," ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dalam acara pembekalan caleg dan ketemu kader Provinsi Kepri, Sabtu (16/11).

Menurut dia, intrik politik juga sudah terjadi. Ia berharap kepada semua kader untuk bisa menghadapinya. Menurutnya, saat ini sudah banyak pihak yang mulai melakukan serangan terhadap kader PDIP yang dianggap memiliki popularitas.

"Lihat sekarang, pak Jokowi sudah mulai diserang. Katanya Jakarta macet dan banjir, padahal yang membuat masalah itu adalah pemimpin-pemimpin sebelum Jokowi," terangnya.

Selain tidak ingin tergesa-gesa, PDI Perjuangan, kata Tjahjo, sedang mencermati berbagai gejolak politik, termasuk kekisruan Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan kondisi Mahkamah Konsitusi (MK).

"Kalau di Partai lain sudah ada sejumlah capres. PDI Perjuangan belum, kita masih akan mendorong perbaikan termasuk DPT dan permasalahan MK," katanya seperti dilansir dari JPNN.

Anggota Komisi I DPR itu berharap, semua kader bisa mengawal jalannya pemilu 2014 mendatang dengan baik. Demikian halnya dengan pihak-pihak atau instansi lain seperti Polisi, TNI, KPU, Bawaslu, BIN untuk tetap netral dalam menghadapi pemilu.

"Kalau semua itu netral. Kami yakin PDI Perjuangan akan mampu meraup suara yang signifikan," tandasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA