Rumah Anas kini juga dikenal sebagai Rumah Pergerakan, markas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang didirikan mantan ketua umum Partai Demokrat itu beberapa waktu lalu.
Dalam jumpa pers nanti, Rahmad akan menjelaskan duduk persoalan dari apa yang disebut sebagai rumor penculikan Prof. Subur Budhisantoso oleh anggota Badan Intelijen Negara (BIN) hari Jumat lalu (18/10).
Dari rekaman yang sempat ditayangkan di
Youtube, Rahmad yang menjadi moderator diskusi mengenai dinasti politik dan meritokrasi itu mengatakan bahwa Prof. Subur Budhisantoso berhalangan hadir karena dijemput pihak BIN.
Dari sinilah kemudian berkembang rumor tentang penculikan Prof. Subur yang mantan ketua umum Partai Demokrat itu.
Rahmad juga akan membantah pernyataan Menko Polkam Djoko Suyanto yang mengatakan dirinya bersembunyi.
Menurut anggota PPI Gede Pasek Sudarta, Rahmad sama sekali tidak bersembunyi. Yang lebih penting, Rahmad sama sekali tidak pernah mengatakan Prof. Subur diculik BIN.
[dem]
BERITA TERKAIT: