Kemendagari dan KPU Sepakat Perbaiki DPT

Gamawan: DPT Diumumkan Setelah Akurat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 25 September 2013, 10:34 WIB
Kemendagari dan KPU Sepakat Perbaiki DPT
ilustrasi/net
rmol news logo Kemendagri dan KPU sepakat untuk terus melakukan penyempurnaan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dan daftar pemilih tetap (DPT).

Kesepakatan itu tercapai setelah dilakukan pertemuan antara Kemendagri, KPU, Bawaslu dan Komisi II DPR RI di Gedung Kemendagri Jakarta, Selasa malam (24/9) hingga Rabu dinihari (25/9).

"Kami sudah sepakat untuk bersama-sama akan memperbaiki dan mengoordinasikan terus penyempurnaan data ini. Kemudian, pengumuman rekapitulasi DPT akan dilakukan setelah diyakini akurasinya," kata Mendagri Gamawan Fauzi seusai pertemuan.

Sebelumnya, KPU dan Kemendagri bersilang pendapat terkait akurasi data pemilih. Kemendagri berdalih data DP4 yang dimiliki sudah sahih, karena disusun dengan  menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam menyusun DP4 berbasis kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Sedangkan KPU bersikukuh sistem datanya juga valid dalam menyaring data DP4 menjadi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) dengan menggunakan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), dan sebagian daftar pemilih tetap (DPT) di sejumlah kabupaten-kota.

"Semua data KPU itu kami cek lagi di Kemendagri, lalu kami beritahu KPU, duduk bareng antara tim teknis kami dan KPU bersama-sama," tambah Mendagri.

Seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, selain sinkronisasi data penduduk dan data pemilih, kedua sistem informasi itu juga dianggap oleh kedua belah pihak telah sinkron secara otomatis karena tim pembuatnya sama, yaitu dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Komisioner KPU Pusat Hadar Nafis Gumay juga berjanji pihaknya akan terus berusaha maksimal menyelesaikan  perbedaan antara data pemilih dan data penduduk tersebut. "Memang tidak mungkin untuk membuat sama persis sepenuhnya, tetapi perbedaan data itu terus dicari. Kami akan meneruskan pembersihan data dan Kemendagri terus mendukung KPU," kata Hadar. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA