Hal itu disampaikan SBY saat buka puasa bersama dengan jajaran Kementerian Perindustrian di Ruang Garuda, Gedung Kemeneterian Perindustrian, Jakarta, Sabtu (3/8).
"Yang membesarkan hati saya, hampir semua ulama dan para penceramah mengangkat tema sentral, yakni pentingnya kita semua memperkokoh toleransi," ujarnya.
Sebagai Kepala Negara yang sedang mengemban amanah, SBY sangat bersyukur dan bergembira dengan apa yang Ia dengar langsung yang nampaknya menjadi perhatian semua pihak terutama para ulama dan para pemimpin agama tentang urgensi toleransi.
Isu toleransi, lanjut SBY seperti dilansir dari situs resmi
presidenri.go.id, menjadi salah satu isu yang akan diangkat pada pidato kenegaraan 16 Agustus dihadapan sidang istimewa bersama DPR RI dan DPD RI nanti.
"Untuk mengingatkan kita semua bahwa bangsa ini agar kita tidak merugi dan justru bertambah kuat membangun masa depan yang lebih baik karena kita rukun dan bersatu," terang SBY.
Selain Ibu Negara Ani Yudhoyono, dalam acara buka bersama itu juga dihadiri Ketua DPD Irman Gusman, Ketua Kadin Bambang Sulisto Bahir, Ketua Hipmi Raja Okto Saptahadi, para menteri KIB II, dan duta besar negara sahabat.
[rus]
BERITA TERKAIT: