"Ini pertanda baik. Bayangkan kalau tidak ada satu orang pun yang berminat jadi Presiden? Kita akan mengalami krisis. Para tokoh, siapa pun memiliki hak dan peluang," ujar SBY saat menghadiri buka puasa bersama dengan jajaran Kementerian Perindustrian di Ruang Garuda, Gedung Kemenperin, Sabtu sore (3/8).
Menurut Kepala Megara, masyarkat harus menghormati dan memberikan peluang kepada para calon. "Siapa yang bisa mendapatkan dukungan rakyat yang paling besar tentu dialah yang akan memimpin kita semua nanti," ujar Presiden.
Seperti dikutip dari situs resmi
presidenri.go.id, saat ini adalah waktu yang paling tepat bagi para capres untuk mempersiapkan diri dan berikhtiar. SBY berharap kepada calon penggantinya nanti agar apa yang dijanjikan kepada rakyat pada saat kampanye betul-betul rasional dan menawarkan sesuatu yang realistik dan dapat dicapai.
"Jangan terlalu populis, karena kalau terlalu populis justru tidak mudah untuk dicapai," terangnya.
SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat meminta rakyat untuk mendukung siapapun presiden terpilih nanti. "Daripada mengganggu lebih baik membantu. Dengan demikian akan bagus tradisi politik di Indonesia," pungkas SBY.
[rus]
BERITA TERKAIT: