Pramono Edhi: Sekarang Saatnya Desa Mengepung Kota

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 30 Juli 2013, 15:07 WIB
Pramono Edhi: Sekarang Saatnya Desa Mengepung Kota
Pramono Edhi Wibowo/net
rmol news logo Di bawah kepemimpinan Presiden SBY, yang juga Ketua Umum Demokrat, ekonomi Indonesia terus meningkat. Peningkatan ekonomi ini menandakan ada kesejahteran. Dan kesejahteraan merupakan tujuan dari pengabdian pada negara.

Itulah salah satu alasan mengapa Pramono Edhi Wibowo berlabuh ke Partai Demokrat setelah pensiun dari TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat. Demokrat berhasil membawa Indonesia menjadi negara maju. Sementara alasan lainnya adalah persoalan pengabdian kepada negara.

"Saya sudah mengabdi selama 33 tahun. Setelah selesai dari TNI, saya berpikir, dimana lagi saya bisa mengabdi. Saya putuskan di Demokrat. Jadi masuk Demokrat tidak tiba-tiba," kata anggota Dewan Pembina Demokrat, Pramono Edhi Wibowo, saat ikut meresmikan Masjid Zainab di Jeneponto, Sulawesi Selatan (Selasa, 30/7)

Pramono, yang bicara tegas dan berhasil membangkitkan semangat hadirin, juga mengatakan bahwa perjuangan memenangkan Demokrat bukanlah tugas orang per orang. Semua kader punya tanggung jawab untuk membawa kembali Demokrat menuju kejayaan.

Soal Jeneponto, yang merupakan daerah yang ada di Sulawesi Selatan, Pramono menegaskan bahwa memenangkan Demokrat di daerah itu sangat penting. Dengan kemenangan di daerah maka akan berdampak pada kemenangan di kota dan pusat.

"Sekarang saatnya desa mengepung kota. Saatnya kita mengerogoti dari pinggir untuk meraih kemenangan," tegas Pramono yang disambut hadirin dengan teriakan dan yel yel demokrat.

Pramono pun mengajak agar semangat membangkitkan kembali Demokrat ini tidak hanya ada di acara-acara partai. Semangat ini harus dibawa bila pulang, dan tetap membawa saat berada di ujung ujung desa.

"Kita harus dekat dengan rakyat, dengarkan aspirasi rakyat, lalu perjuangkan dan laksanakan dalam kebijakan," demikian Pramono. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA