"Saya mengenal pak Taufiq sejak masa Orde Baru. Saya dulu sering diajak oleh Gusdur ke rumah Bu Mega yang akhirnya sering bertemu Pak Taufiq," kata Said Agil kepada wartawan sesaat sebelum menghadiri acara 'Mengenang Pemikiran dan Perjuangan Taufiq Kiemas untuk Demokrasi dan Pluralisme di Indonesia' di Jakarta, Rabu (17/7).
Said mengatakan, almarhum Taufiq Kiemas adalah tokoh bangsa yang memiliki pemikiran yang nasionalis religius.
"Maka tak salah pak Taufiq disebut tokoh yang nasionalisme religius," ujarnya.
Di samping itu, menurut Said, sosok almarhum Taufiq Kiemas adalah pribadi yang santun dan juga tegar.
"Saat bu Mega menjadi presiden, pak Taufiq tetap menjadi pribadi yang santun," pungkasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: