Hal tersebut diungkapkan Pengamat terorisme yang juga mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII), Al Chaidar saat dikonfirmasi wartawan, menanggapi peredaran Youtube yang diduga daftar pencarian rakyat (DPO) teroris Poso itu.
"Motifnya mereka mau mengajak muslim untuk membantu mereka," kata Al Chaidar, Rabu (10/7).
Dengan beredarnya video itu, Al Chaidar mengingatkan Densus 88 Anti Teror, bahwa mereka (Santoso Cs) diyakininya masih terus eksis dan masih berada di Poso. Selain itu, Santoso terus menjadikan Densus 88 sebagai target kelompok mereka.
"Targetnya, akan menyerang Densus 88," pungkasnya.
Seperti diketahui, sejak beberapa hari belakangan ini, gembong teroris paling dicari, Santoso alias Abu Wardah, diduga kembali muncul dalam jejaring video
Youtube dan diunggah oleh akun Al Himmah pada 7 Juli 2013 dengan judul "
Risalah kepada umat Islam di Kota Poso". Dalam video itu, ia menyampaikan seruan untuk melawan Densus 88.
Video berdurasi 6 menit 2 detik itu diambil dari tengah hutan. Dia didampingi dua orang yang mengenakan penutup muka dan memegang senjata laras panjang jenis FNC. Sedangkan orang yang diduga Santoso itu mengenakan pakaian hitam dan memegang senjata api.
[rsn]
BERITA TERKAIT: