Demikian dikatakan Ketua Umum GP Anshor Nusron Wahid dalam diskusi publik memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945", dengan tema "Pancasila Jiwa Bangsa". Yang diselenggarakan oleh Bidang PORA DPP PDI Perjuangan dan DPP TMP di Aula Gedung Perpustakaan Nasional RI Jl. Medan Merdeka Selatan No.11 Jakarta Pusat, (Minggu, 2/6).
"Kalau rakyat Indonesia tidak sejehtara berarti ada dua pertanyaan mendasar yang harus dijawab, yaitu apakah model demokrasinya yang salah atau pelakunya yang ingkar," tegas Nusron Wahid.
Menurut dia tidak adil kalau sistem demokrasi yang disalahkan. Sebab, banyak negara yang menganut sistem demokrasi seperti di Indonesia justru menjadi negara yang sejahtera, termasuk juga rakyatnya.
"Berarti yang salah pelaku elit politik atau hasil proses itu yang tidak amanat," tegasnya.
Inilah pertanyaan besarnya, kata dia. Kalau modelnya sudah benar berarti yang salah adalah orangnya.
"Jadi mau diapakan orangnya ini? Di penjara, penjara sudah penuh," tambahnya.
Politisi Partai Golkar itu berharap pemilu 2014 memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.
"Pemilu tahun depan adalah eliminasi dari semua ini," tutur dia.
[dry]
BERITA TERKAIT: