Hal itu diutarakannya dalam diskusi yang digelar Soegeng Sarjadi Syndicate bertajuk "Suara Tuhan: Suara Rakyat Versus Suara Elite" di Garden Terrace, Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (18/12).
Tantangan pertama bangsa adalah tentang sumber energi yang semakin menipis. Menurut Prabowo, 12 tahun lagi energi nasional akan habis. Sekarang, harga BBM akan naik karena angka subsidi sudah sangat besar. Dikatakan Prabowo, cadangan BBM tinggal 3,4 miliar barel, gas bumi tinggal 34 tahun dan batubara tinggal 79 tahun.
"Siapapun yang memimpin harus mengatasi ini. Kita tidak bisa menunggu habis baru cari solusi. Butuh pemimpin yang berani," jelas Prabowo.
Tantangan kedua menurut Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu adalah masalah ledakan penduduk. Tiap tahun penduduk indonesia bertambah 3,4 juta jiwa dan 10 tahun lagi akan bertambah 38 juta warga.
"Ini fakta. Tapi elite bangsa tidak bicara ini. Macetnya DKI kita maki-maki. Ada 300 ribu bertambah setiap tahun di Jakarta. Macet karena apa? Tapi elite kita santai. Yang dimasalahkan siapa yang jadi ini yang jadi itu," kritik Prabowo.
Tantangan ketiga menurut Prabowo adalah, sistem pemerintahan yang tidak efisien, lemah, dan korup. "Mental korupsi sudah merata. Inefisiensi sangat besar," tuturnya.
Dan tantangan keempat adalah soal ketidakseimbangan struktur perekonomian nasional..
"Maksudnya adalah ketidakadilan. Dari semua uang di Indonesia, 60 persen ada di DKI Jakarta. 30 persen di daerah dan 10 persen di desa-desa. Padahal penduduk di desa-desa itu lebih banyak ketimbang di perkotaan," pungkas Prabowo.
[ald]
BERITA TERKAIT: