Punya Gedung Sendiri, KPK Harus Tuntaskan Kasus BLBI dan Century

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 12 Oktober 2012, 15:23 WIB
Punya Gedung Sendiri, KPK Harus Tuntaskan Kasus BLBI dan Century
ilustrasi
rmol news logo Komisi III DPR RI akhirnya menyetujui anggaran untuk pembangunan gedung baru KPK. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap, persetujuan anggaran ini jadi stimulus bagi KPK meningkatkan kinerja dan optimalisasi pemberantasan korupsi secara maksimal.

Politisi PKS yang juga anggota Komisi III DPR RI, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10), mengatakan, KPK harus bisa memenuhi harapan dan tuntutan publik yang sangat besar yang ada selama ini. KPK harus mampu dan segera menuntaskan PR kasus, seperti kasus BLBI, Century, Hambalang, Wisma Atlet, Mafia Pajak, PON, Simulator SIM, Boul, Cek Pelawat, dan kasus-kasus lainnya.

"KPK harus mampu menjawab harapan dan besarnya dukungan publik selama ini," katanya.

Menurut dia, pembangunan gedung baru untuk KPK merupakan sesuatu yang penting dan sudah menjadi kebetuhan mendesak. Kapasitas gedung yang digunakan KPK saat ini memang sudah sangat over capacity dan tidak representatif untuk sebuah lembaga sekelas KPK.

Tentunya, dukungan gedung baru yg lbh layak dan representatif, serta peralatan yang lebih canggih atau daya dukung yang lainnya menjadi sebuah keharusan dan diharapkan nantinya pemberantasan korupsi bisa lebih optimal.

Fraksi PKS, kata dia, menyetujui dan mendorong pengalokasian anggaran gedung baru untuk KPK. Selain itu FPKS juga akan mendukung segala bentuk upaya atau program yang memperkuat pemberantasan korupsi.

"Karena bagaimanapun dukungan tersebut merupakan refleksi atau wujud dukungan FPKS dalam pemberantasan korupsi di negeri ini," tandasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA