Arnol Dus mengalami musibah pada 15 Agustus 2026 usai dinding rumahnya roboh dan menimpa dirinya karena gempa bumi 7,7 SR.
Akibat kejadian tersebut, Arnol Dus mengalami patah tulang di bahu kiri dan patah tulang panggul.
Arnol Dus kemudian dibawa ke KRI dr. Soeharso-990, dan langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) oleh Lettu Laut (K) dr. Aditya Firmansyah.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan, korban selanjutnya ditangani dan dioperasi oleh Letkol Laut (K) dr. Pieter Giarso, Sp.OT.
"Operasi berjalan lancar pada 08.00 WIT," kata Tunggul dalam keterangan resmi, Minggu 24 Agustus 2026.
TNI AL terus berkomitmen memberikan dukungan kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis di wilayah terdampak bencana.
BERITA TERKAIT: