Prajurit TNI membantu warga yang terdampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Sebanyak 1.892 personel TNI dari Kodam IX/Udayana dan Kodaeral VII Kupang dikerahkan untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Selain itu, TNI ikut mengerahkan 75 unit kendaraan, 7 tenda lapangan dan 40 velbed.
TNI AL juga menyiapkan 1 unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda guna mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan.
"Pengerahan personel dan alutsista tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana," Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas.
TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu guna mendukung proses pencarian, evakuasi, perawatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak.
Dalam usahanya, personel TNI bersama Basarnas, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat juga terus melaksanakan pencarian serta penanganan korban, membantu perawatan korban, dan mendukung penanganan dampak kerusakan di wilayah terdampak.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: