Angkutan yang dibawa korban selama ini melayani transportasi masyarakat sekaligus membawa logistik dan kebutuhan sehari-hari menuju wilayah pedalaman. Selain membunuh korban, kelompok OPM juga membakar mobil angkutan masyarakat.
Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan juga memerintahkan jajarannya segera mengevakuasi jenazah.
Setelah dievakuasi, jajaran Koops Habema juga diminta memperkuat pengamanan wilayah dan melakukan pencarian terhadap pelaku.
"Para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," kata Brigjen TNI Riyanto.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Mohammad Nas menegaskan bahwa TNI tidak akan membiarkan kelompok bersenjata melakukan kekerasan secara terus-menerus.
"Setiap tindakan kekerasan akan dihadapi secara tegas, profesional, terukur, dan sesuai hukum yang berlaku," kata Kapuspen TNI.
BERITA TERKAIT: