Inspeksi yang dilakukan Panglima TNI dalam rangka mengecek kesiapsiagaan seluruh alutsista dan personel TNI.
"Rawatlah persenjataan kita dengan baik, sehingga siap operasional. Sehebat apapun kapal-kapal yang kita miliki, tetapi apabila kita tidak bisa merawatnya maka tidak siap operasional," tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengutip rilis dari Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G yang diterima di Jakarta, Rabu (11/11).
Usai melakukan inspeksi KRI, Panglima TNI lanjut memberikan pengarahan kepada 972 prajurit TNI AL di Aula Koarmatim Surabaya.
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI mengingatkan untuk menghindari tindakan yang menyakiti hati rakyat demi kepentingan pribadi. Panglima TNI menyatakan telah berkomitmen dengan para Kepala Staf Angkatan untuk tidak melakukan pembelaan sedikit pun bagi prajurit yang melakukan pelanggaran tertentu, bahkan akan diberikan hukuman tambahan, pemecatan.
Alasannya, Panglima TNI lebih mencintai prajuritnya yang berjumlah 400 ribu lebih daripada orang per orang yang demi kepentingan pribadinya rela mengorbankan nama baik TNI.
Yang sangat penting adalah TNI harus unggul, solid, kuat, baik Angkatan Darat, Laut, Udara dan Kepolisian. TNI dan Polri hanya dipisahkan karena reformasi tetapi kita harus kompak bersatu demi NKRI," tegas Panglima TNI.
[wid]
BERITA TERKAIT: