Munas PJSI XX

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/abdul-rouf-ade-segun-1'>ABDUL ROUF ADE SEGUN</a>
LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN
  • Sabtu, 12 September 2026, 01:01 WIB
Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia
Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam Musyawarah Nasional (Munas) PJSI XX Tahun 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat, 11 September 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)
Kecil Besar
rmol news logo Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyiapkan sejumlah target untuk pembinaan atlet judo nasional apabila kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode kedua.

Hal itu disampaikan Maruli dalam Musyawarah Nasional (Munas) PJSI XX Tahun 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat, 11 September 2026.

Maruli mengatakan, pembinaan judo untuk mencapai level internasional membutuhkan waktu yang panjang. Karena itu, jika kembali terpilih, ia akan melanjutkan program yang telah berjalan selama lima tahun terakhir.

"Jadi, kalau saya nanti terpilih lagi ya, kita akan melanjutkan rencana-rencana kita," kata Maruli.

Menurutnya, salah satu perkembangan yang telah dicapai PJSI dalam lima tahun terakhir adalah keberhasilan salah satu atlet Judo Indonesia tampil di Olimpiade.

"Kalau selama ini, selama lima tahun, kebetulan kita sudah bisa, salah satu atlet kita bisa mengikuti di Olympic," kata Maruli.

Maruli menyebut target ke depan lebih realistis, yakni meningkatkan peringkat atlet Judo Indonesia di level internasional. Sementara peluang meraih medali di ajang Olimpiade dinilai masih menjadi bonus dari proses pembinaan tersebut.

"Untuk target ini saya kira juga kita hanya mungkin mengandalkan untuk mencapai ranking yang lebih baik," kata Maruli.

Dalam kesempatan tersebut, Maruli juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet. Ia mengatakan, PJSI telah membangun sistem pembinaan berlapis untuk memastikan munculnya pejudo-pejudo baru secara berkelanjutan.

"Kalau sekarang mulai serius baru bisa terlihat kalau konsisten 8-10 tahun baru kelihatan. Kalau konsisten, itu juga masih banyak sekali kendala-kendalanya," kata Maruli. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA