"Latihan dan latihan adalah tugas prajurit dalam menunaikan tugas negara guna memenuhi tuntutan jaminan terhadap keamanan dan keselamatan bangsa," kata Moeldoko saat menutup Latihan Gabungan (Latgab) TNI tahun 2014 dalam suatu upacara militer di Dermaga Komando Armada RI, Kawasan Timur (Koarmatim), Ujung Surabaya (Jumat, 6/6).
Moeldoko menegaskan tuntutan tugas prajurit di masa mendatang tidak semakin ringan. Karena itu dia memerintahkan kepada seluruh unsur pimpinan satuan di jajaran TNI untuk menyiapkan kapasitas personel dan satuan dalam rangka menyambut kehadiran alutsista, baik terkait sinkronisasi doktrin, penyiapan strategi, operasional, maupun taktik dan prosedur.
"Realisme latihan harus menjadi fokus dalam evaluasi Latihan Gabungan TNI tahun 2014, khususnya realisme penggunaan IT dalam komando dan pengendalian operasi gabungan di setiap strata sesuai sifatnya, baik yang bersifat stasioner maupun bersifat mobile," ujarnya.
Dalam kesempatan itu Moeldoko juga menekankan agar dilakukan evaluasi secara rinci, kritis dan tajam serta transparan guna mendapatkan perspektif yang lebih luas, bagi kepentingan penyempurnaan doktrin, strategi, taktik, teknik dan prosedur serta bagi kepentingan elaborasi aspek psikologis, penelitian dan pengembangan khususnya yang terkait dengan peningkatan kemampuan interoperability.
Upacara penutupan ini dihadiri oleh Kasal Laksamana TNI Marsetio, Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Kasum TNI Laksdya TNI Ade Supandi, Pangarmatim Laksda TNI Sri Mohamad Darojatim dan segenap pejabat teras TNI lainnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: