Oegroseno dan Badrodin Lebih Pas Jadi Kapolri, Bukan Sutarman

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 15 Oktober 2013, 20:20 WIB
Oegroseno dan Badrodin Lebih Pas Jadi Kapolri, Bukan Sutarman
sutarman/net
rmol news logo Dua petinggi Polri, Komjen Oegroseno dan Badrodin, sosok yang pas diberi kesempatan menjadi Kapolri, bukan Sutarman.

Dari sisi jabatan, Oegroseno saat ini Wakil Kapolri. Bahkan tangan dinginnya berhasil membenahi jajaran polri dengan baik. Tapi dari pertimbangan karier dan pengalaman, Badrodin lebih pantas karena lulusan terbaik Akpol.

Begitu disampaikan Ketua Presideum Ind Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada wartawan, Selasa (15/10).

"Badrodin adalah perwira paling berpengalaman karena 4 kali menjabat Kapolda di berbagai daerah dan dikenal sebagai pekerja keras dan bersih," tekan Neta.

Untuk itu Neta mengharapkan agar fit and proper test calon Kapolri oleh Komisi III DPR bisa dilaksanakan secara adil bagi perwira-perwira tinggi polisi yang berprestasi. Komisi III DPR juga  diharapkan menolak pengajuan Komjen Sutarman sebagai kapolri dan meminta Presiden untuk mengirimkan minimal 3 nama calon kapolri sehingga masyarakat bisa menilai langsung mana yang paling pantas menjalani fit and proper test.

"Lebih baik meminta presiden untuk mengajukan 3 nama, jangan hanya satu nama. Kalau 3 maka akan ada perbandingan yang terbuka mana yang lebih pantas dalam fit and proper test," katanya.

Dia beralasan kalau cuma satu nama saja, apalagi setelah melihat  kiprah Sutarman yang memerintahkan mengepungdan menghalang-halangi KPK untuk melakukan pengeledahan, tentunya diragukan kalau  Sutarman akan membawa perubahan.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA