Bandung dipilih sebagai salah satu kota penting dalam perjalanan elektrifikasi ini karena karakter masyarakatnya yang dikenal dinamis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi baru.
Apalagi, infrastruktur penunjang di wilayah ini terbilang mumpuni. Data PLN mencatat hingga akhir 2025, terdapat lebih dari 300 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar strategis di Jawa Barat.
Khusus wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat), kini sudah diperkuat oleh 27 SPKLU. Kehadiran SPKLU Center PLN di kawasan Soekarno-Hatta yang dilengkapi fasilitas
fast charging turut menjadi tulang punggung ekosistem ini.
“Indomobil Expo Bandung menjadi upaya kami menyuguhkan pengalaman mobilitas listrik yang menyeluruh, mudah dipahami, sekaligus relevan dengan kebutuhan warga saat ini,” ujar CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo dikutip Minggu, 24 Mei 2026.
Berbagai merek kendaraan listrik andalan diboyong dalam ajang ini, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, hingga lini roda dua Indomobil eMotor.
Sejumlah model anyar yang siap memikat pengunjung di antaranya AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Changan Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, hingga mobil ikonik Volkswagen ID. Buzz.
Tak sekadar memajang unit, para pengunjung juga diajak merasakan langsung sensasi berkendara yang responsif dan senyap melalui sesi
test drive dan
test ride di lokasi pameran.
Guna mempermudah konsumen bertransisi ke kendaraan listrik, beragam stimulus finansial pun ditawarkan. Mulai dari uang muka (DP) ringan mulai 10 persen, bunga 0 persen dengan tenor hingga 5 tahun, opsi cicilan hingga 7 tahun, hingga program
lucky dip.
"Kami juga memperkuat komitmen lewat dukungan jaringan dealer serta layanan purna jual yang telah tersebar di Jawa Barat termasuk Bandung. Ini penting untuk memastikan pengalaman kepemilikan jangka panjang yang aman dan andal," tambah Santiko.
Menurutnya transisi menuju era elektrifikasi bukan melulu soal berjualan produk, melainkan kesiapan ekosistem penunjangnya secara utuh.
“Harapannya semakin banyak masyarakat yang mantap memilih kendaraan listrik sebagai modal mobilitas sehari-hari, setelah melihat langsung berbagai kemudahan yang kini sudah tersedia,” pungkas Santiko.
BERITA TERKAIT: