
Untuk memperkuat modal dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, produsen kendaraan listrik asal China, Nio, akan menerima investasi strategis senilai 2,2 miliar dolar AS dari dana yang didukung oleh Abu Dhabi.
Dalam pernyataannya pada Senin (18/12), perusahaan mengatakan, CYVN Holdings akan mengakuisisi 294 juta saham baru Nio seharga 7,50 dolar AS masing-masing pada akhir bulan.
Menurut Nikkei, pembelian tersebut akan meningkatkan kepemilikan CYVN di Nio menjadi sekitar 20,1 persen.
Juli lalu, CYVN juga menginvestasikan 738,5 juta dolar AS di Nio selain membeli saham pembuat kendaraan listrik tersebut dari afiliasi perusahaan China Tencent Holdings, sehingga mengakuisisi total saham sekitar 7 persen.
Setelah kesepakatan terakhir selesai, CYVN berhak mencalonkan dua direktur untuk dewan direksi Nio. Kedua belah pihak berencana untuk terus berkolaborasi di pasar internasional.
Produsen kendaraan listrik China lainnya yang telah mengumumkan investasi dari mitra luar negeri, termasuk Zhejiang Leapmotor Technology dari Stellantis dan Xpeng dari Volkswagen Group.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: