JAECOO dan BYD menjadi dua nama yang menonjol dalam data wholesales Januari-Agustus 2026.
JAECOO bahkan mencatat lonjakan melalui J5 BEV 4X2 Premium yang membukukan penjualan 23.299 unit sepanjang delapan bulan pertama 2026. Pada Agustus saja, model tersebut terjual 3.211 unit.
Penjualan J5 BEV juga relatif konsisten sepanjang tahun, yakni rata-rata 3.000 unit perbulan.
Angka tersebut membuat JAECOO tidak lagi sekadar menjadi pemain baru di pasar mobil listrik. Satu modelnya saja sudah mencatat volume puluhan ribu unit secara wholesales dalam delapan bulan.
Di sisi lain, BYD bermain dengan portofolio model yang lebih beragam dan juga mencatat angka penjualan ribuan unit pada sejumlah model listriknya.
BYD Atto 1 Dynamic yang berstatus CKD Indonesia membukukan 6.125 unit hingga Agustus 2026. Atto 1 Dynamic Standard Range yang masih berstatus CBU China juga mencatat 5.384 unit.
Model lain seperti BYD M6 Superior Captain mencatat 3.444 unit, M6 Superior 2.579 unit, dan Sealion 7 Premium 3.069 unit selama periode yang sama.
Artinya, persaingan EV China di Indonesia tidak lagi hanya bertumpu pada satu model. JAECOO menunjukkan kekuatan lewat volume J5 BEV, sedangkan BYD membangun volume dari beberapa model sekaligus.
Data tersebut sekaligus memberi lebih banyak pilihan kepada konsumen yang mulai mempertimbangkan mobil listrik China. JAECOO J5 BEV muncul sebagai salah satu model dengan volume paling besar, sementara BYD menawarkan sejumlah model yang masing-masing sudah mencatat penjualan ribuan unit.
Persaingan keduanya juga terjadi di tengah semakin beragamnya pilihan mobil listrik di pasar domestik. Data GAIKINDO mencatat sejumlah merek China lain juga mulai masuk dengan model BEV, seperti AION, DENZA, XPENG, hingga iCAUR.
Dengan demikian, pilihan mobil listrik di pasar Indonesia mulai tidak lagi sekadar soal mobil listrik atau bukan, tetapi juga merek dan model mana yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen.
JAECOO dan BYD kini sama-sama punya bukti bahwa produk listrik China mampu mencatat volume besar. Bedanya, JAECOO menonjol lewat J5 BEV dengan 23.299 unit, sedangkan BYD menunjukkan kekuatan melalui beberapa model yang masing-masing sudah membukukan ribuan unit.
BERITA TERKAIT: