Tiga hakim yang memimpin pertandingan semuanya memeÂnangkan Munguia 116-111, 119- 108, dan 119-110. Munguia jadi juara menengah ringan WBO setelah menang atas Sadam Ali yang sebelumnya menang atas Miguel Cotto. Ketika itu, Munguia tampil sebagai pengÂganti Smith yang membatalkan pertarungan melawan Ali karena sakit.
Dengan demikian Smith memÂperburuk rekornya menjadi 26- 2-1 (14 KO). Sedang Munguia semakin tajam dengan 30-0-0 (25 diantaranya menang KO).
Pertarungan tersebut berÂlangsung sengit, keduanya salÂing menyerang, terutama pada ronde ke satu sampai empat. pada perebutan gelar ini Smith dinilai lebih berpengalaman ketimbang Munguia. Mengingat usia Munguia jauh lebih muda daripada Smith yang telah beruÂsia 29 tahun.
Smith sempat oleng di ronde keenam setalah Munguia meÂlesatkan pukulan dari sisi kiri. "Saya telah melakukannya denÂgan sangat baik walaupun itu adalah pertarungan yang sulit bagi saya," kata Munguia setelah pertarungan.
Munguia mengatakan Smith adalah lawan yang susah dikaÂlahkan. "Dia lawan yang tangÂguh. Saya selalu mencari KO, tapi dia lawan yang tangguh. Sejujurnya dari awal saya beruÂsaha keras untuk menang, dan saya selalu menempatkan hati saya sebagai seorang Meksiko sejati." tambah Munguia dengan bangganya.
Sementara itu petinju Filipina, Manny Pacquiao buka kartu kalau saat mempersiapkan diri untuk bertarung memperebutkan gelar juara dunia menghadapi Lucas Matthysse, (15/7), ia dinÂyatakan tak laik naik ring.
Pacquiao membuktikan karÂirnya belum habis dengan mereÂbut juara dunia kelas welter WBA setelah memukul TKO juara bertahan Lucas Mathysse di ronde 7. Namun tak banyak yang mengetahui Pacquiao hamÂpir saja membatalkan pertarunÂgannya menghadapi Matthysse tersebut.
Menurut manajer humasnya kemarin, Pacquiao sempat menÂgalami kesulitan bernafas saat latihan di Manila. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit Manila, tujuh hari sebelum pertarunganÂnya di Kuala Lumpur pada 15 Juli.
Menurut pemeriksaan dokter Pacquiao memiliki masalah pada jantungnya dan menyarankan untuk membatalkan pertarungan menghadapi Matthysse. Namun petinju yang telah berusia 39 tahun ini merahasiakan hasil pemeriksaan kesehatan ini baik kepada tim pelatihnya mau pun keluarga yang saat itu sudah berada di Malaysia.
Pacquiao tak ingin isteri dan anak-anaknya khawatir dan timnya kehilangan semangat. Ia hanya menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada pelatih sekaligus sahabat lamanÂya, Buboy Fernandez. "Buboy menangis setelah tahu apa yang terjadi," kata Pacquiao. ***
BERITA TERKAIT: