Tumbangkan Liam Smith, Munguia Meksiko Sejati

Tinju Menengah WBO

Senin, 23 Juli 2018, 09:38 WIB
Tumbangkan Liam Smith, Munguia Meksiko Sejati
Jaime Munguia/Net
rmol news logo Jaime Munguia mengalah­kan penantangnya Liam Smith dengan angka mutlak dalam perebutan gelar juara dunia kelas menengah WBO. Dengan demikian petinju Meksiko itu mempertahankan gelarnya da­lam laga di Las Vegas AS ke­marin siang WIB.

Tiga hakim yang memimpin pertandingan semuanya meme­nangkan Munguia 116-111, 119- 108, dan 119-110. Munguia jadi juara menengah ringan WBO setelah menang atas Sadam Ali yang sebelumnya menang atas Miguel Cotto. Ketika itu, Munguia tampil sebagai peng­ganti Smith yang membatalkan pertarungan melawan Ali karena sakit.

Dengan demikian Smith mem­perburuk rekornya menjadi 26- 2-1 (14 KO). Sedang Munguia semakin tajam dengan 30-0-0 (25 diantaranya menang KO).

Pertarungan tersebut ber­langsung sengit, keduanya sal­ing menyerang, terutama pada ronde ke satu sampai empat. pada perebutan gelar ini Smith dinilai lebih berpengalaman ketimbang Munguia. Mengingat usia Munguia jauh lebih muda daripada Smith yang telah beru­sia 29 tahun.

Smith sempat oleng di ronde keenam setalah Munguia me­lesatkan pukulan dari sisi kiri. "Saya telah melakukannya den­gan sangat baik walaupun itu adalah pertarungan yang sulit bagi saya," kata Munguia setelah pertarungan.

Munguia mengatakan Smith adalah lawan yang susah dika­lahkan. "Dia lawan yang tang­guh. Saya selalu mencari KO, tapi dia lawan yang tangguh. Sejujurnya dari awal saya beru­saha keras untuk menang, dan saya selalu menempatkan hati saya sebagai seorang Meksiko sejati." tambah Munguia dengan bangganya.

Sementara itu petinju Filipina, Manny Pacquiao buka kartu kalau saat mempersiapkan diri untuk bertarung memperebutkan gelar juara dunia menghadapi Lucas Matthysse, (15/7), ia din­yatakan tak laik naik ring.

Pacquiao membuktikan kar­irnya belum habis dengan mere­but juara dunia kelas welter WBA setelah memukul TKO juara bertahan Lucas Mathysse di ronde 7. Namun tak banyak yang mengetahui Pacquiao ham­pir saja membatalkan pertarun­gannya menghadapi Matthysse tersebut.

Menurut manajer humasnya kemarin, Pacquiao sempat men­galami kesulitan bernafas saat latihan di Manila. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit Manila, tujuh hari sebelum pertarungan­nya di Kuala Lumpur pada 15 Juli.

Menurut pemeriksaan dokter Pacquiao memiliki masalah pada jantungnya dan menyarankan untuk membatalkan pertarungan menghadapi Matthysse. Namun petinju yang telah berusia 39 tahun ini merahasiakan hasil pemeriksaan kesehatan ini baik kepada tim pelatihnya mau pun keluarga yang saat itu sudah berada di Malaysia.

Pacquiao tak ingin isteri dan anak-anaknya khawatir dan timnya kehilangan semangat. Ia hanya menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada pelatih sekaligus sahabat laman­ya, Buboy Fernandez. "Buboy menangis setelah tahu apa yang terjadi," kata Pacquiao. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA