Vatreni julukan Kroasia sedang disorot menyusul keÂmenangan 3-0 atas Argentina pada matchday kedua (22/6). Selepas laga itu, pernyataan pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic, kembali menyita atensi pencinta sepak bola.
Dalic berujar akan mengistiÂrahatkan pemain-pemain kunci pada laga terakhir penyisihan grup kontra Islandia. Tapi bukan tanpa alasan.
Dalic mengaku ingin melindÂungi pemainnya yang sudah mendapat kartu kuning dari kemungkinan absen saat tampil di laga 16 besar. Kroasia meÂmang sudah dipastikan lolos ke fase gugur setelah menaklukkan Argentina.
Ada lima pemain yang bisa jadi disimpan Dalic mengacu paÂda alasan kartu kuning. Mereka adalah Marcelo Brozovic, Mario Mandzukic, Ivan Rakitic, Ante Rebic, dan Sime Vrsjalko.
"Kami harus memperhatikan hal ini, jadi saya akan melakukan perubahan di tim. Saya tak akan mengizinkan mereka bermain karena terlalu berisiko. Ada 22 pemain yang bisa bermain," kata Dalic.
Dengan satu pemain sudah dipÂulangkan, yakni Nikola Kalinic, Timnas Kroasia memang tinggal memiliki 22 pemain.
Media-media lokal Krosia memberitakan Dalic akan melakukan perubahan hingga 10 pemain dalam starting line-up ketika melawan Islandia. Satu-satunya yang masih akan bermain keÂtika melaÂwan Islandia adalah Ivan Perisic. 10 pemain lain yang tampil mengÂhadapi Argentina, bakal dicadangkan, termasuk Luka Modric.
Meski begitu, media lokal Islandia menganggap kekuaÂtan Kroasia tetap mengerikan. Kroasia masih memiliki peÂmain-pemain kuat yang gabung klub-klub elite Eropa semisal di Real Madrid, Inter Milan, dan Juventus, yang bisa memÂbahayakan tim asuhan pelatih Heimir Hallgrimsson itu.
Sementara itu, pelatih timnas Islandia, Heimir Hallgrimsson, tampak santai meski timnya kalah 0-2 dari Nigeria pada laga kedua (22/6). Hallgrimsson menilai timnya hanya harus mengalahkan Kroasia pada laga terakhir.
Namun, pelatih 51 tahun itu berseloroh hal tersebut jelas lebih mudah diucapkan ketimÂbang dilakukan di atas lapangan. "Ini fakta yang aneh. Kami tak berpikir akan melalui Piala Dunia ini tanpa kalah dan kekaÂlahan selalu sulit untuk diterima. Namun, kami hanya perlu menÂgalahkan Kroasia, yang mungÂkin lebih mudah dikatakan," ujar Hallgrimsson
Hallgrimsson mengatakan, timnya sudah bertemu Kroasia empat kali. Dia bahkan menÂgibaratkan pertemuan dengan Kroasia layaknya sebuah pasanÂgan yang berjodoh.
"Kami seperti pasangan yang sudah menikah dan mencoba bercerai tapi selalu bertemu lagi. Mereka memiliki dua pertandinÂgan yang benar-benar bagus di Piala Dunia ini. Yang terakhir adalah contoh cemerlang soal seberapa hebatnya Kroasia, tapi itu juga memberikan kami kepercayaan diri karena kami berada di atas mereka di grup kualifikasi," paparnya.
Kekalahan dari Nigeria membuat Islandia menemÂpati posisi ketiga dengan nilai satu. Islandia wajib menang atas Kroasia sembari berharap Argentina hanya menang tipis atas Nigeria pada laga pamungÂkas Grup D yang bakal digelar dinihari, nanti. ***
BERITA TERKAIT: