Skuat Vatreni Dirombak

Islandia vs Kroasia

Selasa, 26 Juni 2018, 10:01 WIB
Skuat Vatreni Dirombak
Ivan Perisic/Net
rmol news logo Kroasia bakal melakukan perombakan skuat melawan Islan­dia di laga pamungkas penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Rostov Arena, dinihari, nanti.

Vatreni julukan Kroasia sedang disorot menyusul ke­menangan 3-0 atas Argentina pada matchday kedua (22/6). Selepas laga itu, pernyataan pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic, kembali menyita atensi pencinta sepak bola.

Dalic berujar akan mengisti­rahatkan pemain-pemain kunci pada laga terakhir penyisihan grup kontra Islandia. Tapi bukan tanpa alasan.

Dalic mengaku ingin melind­ungi pemainnya yang sudah mendapat kartu kuning dari kemungkinan absen saat tampil di laga 16 besar. Kroasia me­mang sudah dipastikan lolos ke fase gugur setelah menaklukkan Argentina.

Ada lima pemain yang bisa jadi disimpan Dalic mengacu pa­da alasan kartu kuning. Mereka adalah Marcelo Brozovic, Mario Mandzukic, Ivan Rakitic, Ante Rebic, dan Sime Vrsjalko.

"Kami harus memperhatikan hal ini, jadi saya akan melakukan perubahan di tim. Saya tak akan mengizinkan mereka bermain karena terlalu berisiko. Ada 22 pemain yang bisa bermain," kata Dalic.

Dengan satu pemain sudah dip­ulangkan, yakni Nikola Kalinic, Timnas Kroasia memang tinggal memiliki 22 pemain.

Media-media lokal Krosia memberitakan Dalic akan melakukan perubahan hingga 10 pemain dalam starting line-up ketika melawan Islandia. Satu-satunya yang masih akan bermain ke­tika mela­wan Islandia adalah Ivan Perisic. 10 pemain lain yang tampil meng­hadapi Argentina, bakal dicadangkan, termasuk Luka Modric.

Meski begitu, media lokal Islandia menganggap kekua­tan Kroasia tetap mengerikan. Kroasia masih memiliki pe­main-pemain kuat yang gabung klub-klub elite Eropa semisal di Real Madrid, Inter Milan, dan Juventus, yang bisa mem­bahayakan tim asuhan pelatih Heimir Hallgrimsson itu.

Sementara itu, pelatih timnas Islandia, Heimir Hallgrimsson, tampak santai meski timnya kalah 0-2 dari Nigeria pada laga kedua (22/6). Hallgrimsson menilai timnya hanya harus mengalahkan Kroasia pada laga terakhir.

Namun, pelatih 51 tahun itu berseloroh hal tersebut jelas lebih mudah diucapkan ketim­bang dilakukan di atas lapangan. "Ini fakta yang aneh. Kami tak berpikir akan melalui Piala Dunia ini tanpa kalah dan keka­lahan selalu sulit untuk diterima. Namun, kami hanya perlu men­galahkan Kroasia, yang mung­kin lebih mudah dikatakan," ujar Hallgrimsson

Hallgrimsson mengatakan, timnya sudah bertemu Kroasia empat kali. Dia bahkan men­gibaratkan pertemuan dengan Kroasia layaknya sebuah pasan­gan yang berjodoh.

"Kami seperti pasangan yang sudah menikah dan mencoba bercerai tapi selalu bertemu lagi. Mereka memiliki dua pertandin­gan yang benar-benar bagus di Piala Dunia ini. Yang terakhir adalah contoh cemerlang soal seberapa hebatnya Kroasia, tapi itu juga memberikan kami kepercayaan diri karena kami berada di atas mereka di grup kualifikasi," paparnya.

Kekalahan dari Nigeria membuat Islandia menem­pati posisi ketiga dengan nilai satu. Islandia wajib menang atas Kroasia sembari berharap Argentina hanya menang tipis atas Nigeria pada laga pamung­kas Grup D yang bakal digelar dinihari, nanti. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA