Setelah meraih tiga poin melawan Maroko, Iran gagal memastikan tempat di perdeÂlapan final Piala Dunia 2018 karena mengalami kekalahan dari juara dunia 2010 itu.
Skuat berjuluk Team Melli itu sempat memimpin klaseÂmen Grup B di matchday pertama, tapi kini menempati peringkat ketiga dengan poin tiga, Iran tertinggal satu poin dari Spanyol dan Portugal.
Peluang Iran untuk menemÂbus fase gugur untuk kali perÂtama dalam keikutsertaan di Piala Dunia pun menipis, keÂcuali mereka mampu meraih kemenangan atas Portugal di laga terakhir.
"Kami menunjukkan kami menderita dan berkompetisi. Saya merasa kami pantas meraih hasil yang lebih baik. Kami memiliki pertandingan sisa melawan Portugal. Semua masih terbuka," kata pelatih Iran, Carlos Queiroz di situs resmi FIFA.
Pada empat edisi putaran final Piala Dunia yang diikuti, yakni pada 1978, 1998, 2006 dan 2014, Iran selalu gagal melewati putaran pertama.
Dalam pertandingan melaÂwan Spanyol, Iran lebih banÂyak bertahan dan tidak bisa berbuat banyak membangun serangan. Sepanjang 90 meÂnit, Iran hanya menguasai bola sebanyak 32 persen.
Lima tembakan yang dilepaskan Sardar Azmoun cs tidak ada satu pun yang mengarah ke gawang. Sementara gawang Ali Beiranvand menerima tiga tembakan, sedangkan enam tembakan melenceng dan delapan berhasil diblok.
Sedangkan, Spanyol mamÂpu mendominasi pertandingan dan mengurung pertahanan Iran, namun hanya satu gol yang bisa mereka ciptakan.
Berkali-kali melancarkan serangan, juara Piala Dunia 2010 itu baru berhasil menÂgubah skor di menit ke-54 melalui gol yang Diego Costa yang cukup lekat dengan keÂberuntungan.
Statistik akhir pertandinÂgan menunjukkan Spanyol melakukan 17 kali tembakan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang. Sementara enam melenceng dan delapan diblok pemain Iran. Selain itu, La Furia Roja juga membukukan 68 persen penguasaan bola.
"Iran adalah tim yang kuat dan sangat sulit untuk mencÂetak gol melawan mereka. Kami tahu betapa sulitnya itu. Tetapi sekali lagi, pemain saya telah memberikan segalanya," kata pelatih Spanyol, Fernando Hierro.
Spanyol masih menyisakan satu laga sisa menghadapi Maroko yang sudah dipastiÂkan tersisih lantaran menelan dua kekalahan. Pertandingan antara Spanyol dan Maroko akan berlangsung 25 Juni di Stadion Kaliningrad berÂbarengan dengan waktu sepak mula laga antara Iran dan Portugal. ***
BERITA TERKAIT: