Menjamu West Ham di Etihad Stadium dalam Liga Premier yang berakhir kemarin pagi WIB, City langsung mengambil inisiatif menyerang selepas kick-off. West Ham bermain rapat dan defensif, sesekali mengincar lewat serangan balik.
Saat City kesulitan mendapÂatkan celah, West Ham memanÂfaatkan bola mati di menit ke-44 untuk memetik keunggulan. Sundulan Angelo Ogbonna membuat City tertinggal di baÂbak pertama.
City melakukan perubahan saat restart, dengan Gabriel Jesus masuk. Skuad besutan Pep Guardiola itu meningkatkan intensitas serangan dan berhaÂsil menyamakan skor di menit ke-57 lewat sontekan Nicolas Otamendi.
Setelah upaya demi upaya, City membalikkan keadaan melalui David Silva di menit ke-83. Skor 2-1 bertahan sampai pertandingan selesai. City pun masih belum terkalahkan di 15 pekan pertama Premier League musim ini.
City masih tangguh di punÂcak klasemen, kini mengoleksi nilai 43 dari 15 laga dan unggul delapan angka dari Manchester United di posisi dua. West Ham masih belum beranjak dari zona degradasi, menempati posisi 19 dengan 10 angka.
Pep Guardiola menyebut dua hal yang membuat Manchester City kesulitan di babak pertama laga lawan West Ham United. Yakni karena tak sabar dan tempo yang lambat.
Dari total 24 percobaan yang dilepaskan City sepanjang pertandingan, hanya enam yang tercatat di paruh pertama. Cuma satu yang mengarah ke gawang, dari keseluruhan delapan temÂbakan tepat target selama pertandingan.
Guardiola menilai di paruh pertama, timnya terlalu buru-buru. Sementara itu West Ham memanfaatkannya dengan terus-terusan memperlambat tempo, untuk membuat City semakin tak sabar dalam bermain.
"Kami memulai dengan sanÂgat baik tapi kehilangan kesÂabaran. Kami tak punya ritme setelah itu karena Adrian meÂnahan 30 detik tiap kali memeÂgang bola," ungkap Guardiola kepada BBC.
"Ini mirip dengan beberapa laga terakhir, di babak kedua saya berpikir bahwa kami akan mencetak gol. Gol itu berarti masif. Mereka bermain dengan 10 orang di dalam kotak penalti, itu hampir mustahil untuk ditemÂbus," tambahnya. ***
BERITA TERKAIT: