Ketua Umum MSBI, Sarman El Hakim, menyampaikan hal itu saat mengunjungi PSSN atau Lapangan Tirta Bromolathi di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jumat sore, 10 Juli 2026.
Menurutnya, lapangan berstandar internasional tersebut diproyeksikan menjadi pusat pembinaan talenta sepak bola nasional yang menghimpun pemain-pemain muda terbaik dari 416 kabupaten di seluruh Indonesia.
"Ini bukan sekadar lapangan sepak bola, tetapi simbol harapan baru bagi masa depan sepak bola Indonesia. Dari tempat ini kami ingin membangun proses pembinaan yang terukur dan berkelanjutan," ujar Sarman.
Ia menjelaskan, para pemain muda nantinya akan menjalani proses seleksi secara objektif dan mengikuti sistem pelatihan yang terstruktur. Target akhirnya adalah membentuk kerangka Tim Nasional Indonesia yang mampu bersaing di level dunia, termasuk menatap peluang tampil pada Piala Dunia 2030.
Sarman menilai, pembinaan yang konsisten jauh lebih penting dibandingkan mengejar hasil instan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan pusat pengembangan pemain yang mampu melahirkan talenta berkualitas secara berkesinambungan.
Program pembinaan di PSSN, lanjutnya, juga sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Regulasi tersebut menekankan pentingnya penguatan pembinaan usia dini, peningkatan kualitas kompetisi, hingga pembangunan infrastruktur sepak bola nasional.
Karena itu, MSBI berharap sinergi antara pemerintah, federasi, akademi sepak bola, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar cita-cita membawa Indonesia tampil di panggung Piala Dunia tidak berhenti sebagai slogan.
"Semoga dari lapangan ini lahir pemain-pemain yang mampu mengharumkan nama Indonesia dan mengibarkan Merah Putih di Piala Dunia 2030," tutup Sarman.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: