"Ya pasti akan bagus juga, karena akan banyak yang menyaksikan olahraga tersebut bahkan dari luar negeri. Dan pastinya mereka tidak hanya sekedar melihat olahraga, karena mereka juga akan melihat yang lain - lain," kata Taufik.
Pebulutangkis kelahiran 10 Agustus 1981 di Bandung itu menjelaskan, Asian Games 2018 tidak hanya berdampak pada pembangunan sarana olahraga, tapi juga pembangunan fasilitas - fasilitas lainnya.
"Mereka juga pasti ingin melihat bagaimananya Sumsel (Palembang) dalam menata mengelolah dan mengembangkan kawasan daerah tersebut (saat penyelenggaran Asian Games)," sambung dia.
Untuk itu, peraih Olimpiade Athena 2004 ini meminta, agar pemerintah dapat memperhatikan hal - hal yang dapat membuat sukses penyelenggaran Asian Games Sumsel. Termasuk, menyangkut pembagian cabang olahraga yang saat ini condong ke Jakarta.
"Tadinya kan Asian Games hanya di Jakarta. Namun, ternyata dalam perjalanannya Sumsel kan juga memenuhi syarat - syarat internasional. Dan bila pada akhirnya Sumsel juga mendapatkan jatah lebih banyak cabor daripada yang mereka dapatkan tidak masalah," ujarnya.
Saran dia, sebaiknya kedua daerah tersebut duduk bersama terlebih dahulu untuk mencari solusi pembagian cabor Asian Games.
"Sebab, jika mereka tidak duduk bersama DKI mau menoljokan diri dan Sumsel mau menonjolkan diri yang tidak ada selesai," pungkas menantu dari Agung Gumelar tersebut.
[wid]
BERITA TERKAIT: