"Intinya bahwa sebuah event olahraga tentu banyak dikunjungi orang. Selain atlet, official, penonton dari negara lain, termasuk masyarakat dalam negeri. Olahraga kan tontonan menarik," papar anggota Komisi Olahraga DPR, Dadang Rusdiana saat dihubungi.
Dari kunjungan orang banyak itulah akan tercipta sebuah transaksi ekonomi.
Hal baiknya, menurut dia, dalam jangka panjang tentu orang semakin mengenal Indonesia, khususnya Sumsel dengan baik, termasuk destinasi wisata maupun belanjanya
Penyelenggaran Asian Games ini sendiri, lanjut Dadang, juga dapat menjadi bagian promosi Sumsel kepada dunia. Sebab, bagaimanapun juga olahraga dan promosi wisata termasuk sesuatu yang sinergis.
"Tinggal bagaimana pemda (Pemerintah Daerah) sumsel bisa menjadi penyelenggara yang baik sekaligus bisa mempromosikan potensi wisatanya," tutur dia.
Ia percaya dengan pengalaman yang dipunyai sebagai tuan rumah Sea Games, Sumsel juga mampu menyelenggarakan cabang olaharaga lebih banyak dari yang diberikan pemerintah saat ini untuk Asian Games nanti.
"Makanya tidak masalah mau berapa pun cabor yang menjadi bagian sumsel. Asal kan semuanya tentu didasarkan pada venue menurut standar yang telah ditetapkan," pungkas Politikus Hanura tersebut.
Sekedar Informasi, Asian Games 2018 akan diselenggarakan di Indonesia. Jakarta dan Sumsel akan menjadi tuan rumah dari acara olahraga terbesar se Asia tersebut.
Asian Games sendiri nanti akan mempertandingan 42 cabang olahraga, dengan total 10 untuk Sumatera Selatan dan 32 untuk Jakarta.
[wid]
BERITA TERKAIT: